File Presentasi di Forum Adiwiyata Kota Surabaya

Berikut ini kami lampirkan link untuk mendownload file yang disajikan di Forum Kota Surabaya yang diadakan di SMPN 1 Surabaya tanggal 12 September 2014. Diantaranya adalah mekanisme penyusunan Dokumen Adiwiyata dari BLH Provinsi Jawa Timur


http://www.mediafire.com/download/26zcgp6raja9651/FORUM_ADIWIYATA_SURABAYA_12_SEPTEMBER_2014.rar

Kelas 3: Ayo Menanam….!


11 September 2014

     Siang menjelang sore ini, kelas 3 diajak untuk memperbanyak tanaman di SAIM. Hal ini merupakan aplikasi dari pembelajaran tentang lingkungan sehat, ciri makhluk hidup, dan cara merawat tanaman. Tanaman yang kami perbanyak adalah tanaman Sambang Getih. Tanaman toga tipe ground cover ini mudah diperbanyak dengan stek batang, dan juga cukup dapat tumbuh pada segala jenis cuaca. 

     Pertama kali adalah melubangi dasar gelas bekas air mineral yang kami peroleh dari Bank Sampah Insan Mulia. Kami menggunakan push pin. Setelah lubang cukup banyak, kami lalu memotong batang tanaman sekitar 10 cm dari pucuknya. Kami sisakan 3-4 daun untuk mengurangi penguapan.

     Gelas kemudian diisi dengan sekam, dan tanaman ditancapkan lalu ditambahkan sedikit sekam lagi agar tanaman kokoh. Dan terakhir siram dengan air agak banyak agar sekam mendapat air secara merata. Mudah sekali, bukan?
























VIDEO AKSI LINGKUNGAN SD SAIM SURABAYA





TAMAN PERSAHABATAN UNTAG-SAIM SURABAYA

Rabu: 10 September 2014

 

 Pembelajaran tematik dan integrated sedang diupayakan pemerintah melalui kebijakan kurikulum 2013.  SD Sekolah Alam Insan Mulia, melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan berbasis proyek sudah sejak berdirinya pada tahun 2000. Kali ini, untuk memahami perkembangbiakan generatif dan vegetatif pada tumbuhan, anak  kelas 6 belajar bersama Green Community kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Mahasiswa yang tergabung bersama di Green Community dan para dosen yang bergerak di LPPM (Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) bersedia menjadi partner in learning siswa kelas 6 SD Sekolah Alam Insan Mulia. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari perkembangbiakan tumbuhan agar siswa mampu untuk melakukan sendiri perkembangbiakan tumbuhan untuk menyelamatkan lingkungan.


Siswa kelas 6 melakukan kampanye SOO Save Our Ozone dengan mengedarai sepeda ke menuju kampus UNTAG. Sekolah Alam Insan Mulia menjalin kerjasama dengan Universitas 17 Agustus Surabaya. Kegiatan yang dilakukan di kampus pada saat proses perkuliahan berlangsung ini cukup menarik. Siswa kelas 6 tetap fokus dan antusias dengan penjelasan dosen. Apalagi ketika praktik mencangkok dilakukan di kelompok masing-masing.


Setelah praktik mencangkok, siswa melakukan kegiatan menanam di area taman kampus. Siswa membawa tanaman jenis buah dan bunga sebagai ucapan terima kasih sekaligus kampanye lingkungan hijau di kampus. Para mahasiswa Green Community menjadi pendamping kegiatan dan belajar bersama anak-anak. Taman ini akhirnya menjadi “Taman Persahabatan” antara SAIM dan UNTAG. 







Sebelum kegiatan makan siang, ada seorang dosen pengajar bahasa Korea yang ikut kegiatan ini. Siswa diajak berkenalan dan belajar bahasa Korea sederhana tentang nama buah dan bunga. Siswa juga diberi cerita tentang sejarah bunga terompet oleh dosen Korea tesebut.

Kegiatan praktik perkembangbiakan tanaman ini diakhiri dengan makan siang dan membersihkan area kegiatan dari sampah. Siswa dan mahasiswa aktif membuat area kegiatan menjadi nol sampah. Kemudian, semua siswa bersalaman dan berpamitan kembali ke sekolah.
Terima kasih UNTAG …. Siswa kelas 6 SD Sekolah Alam Insan Mulia kembali gowes gowes gowes! ke sekolah.

Hasil Forum Sekolah Adiwiyata Mandiri Provinsi Jawa Timur 18-19 november 2013


         Sekolah Adiwiyata Mandiri akan dievaluasi minimal 1 tahun sekali oleh BLH Provinsi Jawa Timur untuk melihat dan menjaga semangat sekolah dalam program adiwiyata. Akan ada laporan perkembangan yang akan diserahkan untuk tahun ini bersamaan waktu dengan penyerahan contoh laporan adiwiyata dengan format softcopy (excel) pada awal januari 2014 ke BLH Provinsi Jawa Timur. 

         Sekolah Adiwiyata Mandiri harus tetap membina sekolah lainnya, meskipun tidak ditentukan sekolah binaan tersebut harus lolos program adiwiyata tingkat kabupaten/kota. Minimal sekolah binaan tersebut mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi dan mengikuti program sekolah adiwiyata. Sekolah adiwiyata mandiri juga dapat terus membina sekolah-sekolah binaannya sampai tingkat nasional. Kata kuncinya adalah TETAP MELAKUKAN PEMBINAAN SEKOLAH. Boleh juga membina sekolah di luar kabupaten/kota, namun diharapkan bisa membina di kabupaten/kotanya sendiri mulai tingkat SD/MI sampai SMA/SMK 


          Sekolah Adiwiyata Mandiri tetap melakukan program-program lingkungan di sekolahnya minimal berdasarkan 4 komponen 8 standar dan 33 pencapaian Program Adiwiyata. 



Sekolah Adiwiyata Mandiri diharapkan dapat menjadi sekolah rujukan bagi sekolah-sekolah se-Indonesia sehingga diharapkan mulai kebijakan, kurikulum, partisipasi, dan sarana prasarana minimal sesuai dengan butir pencapaian Program Adiwiyata.

Sekolah Adiwiyata Mandiri tetap membuat indikator-indikator yang berwawasan lingkungan untuk diintegrasikan ke dalam mata pelajaran. Diharapkan tetap mengangkat isu lokal di daerah/lingkungan sekolah atau sekitarnya.

Search This Blog

Loading...